Optimalisasi Thermoelectric Cooling Sebagai Alat Penghilang Embun Kaca Depan Kendaraan

Main Article Content

lukman nulhakim

Abstract

Teknologi thermoelectric cooling merupakan mesin konversi energi non konvensional, dimana thermoelectric cooling ini memiliki elemen peltier yang menghasilkan sisi dingin dan sisi panas ketika arus DC dialirkan ke sel semikonduktor tipe P dan tipe N yang berpasangan. Tujuan dari penelitian ini memanfaatkan teknologi thermoelectric cooling untuk menghilangkan embun kaca depan kendaraan roda empat yang tidak menggunakan air conditioning pada saat hujan. Penelitian alat penghilang embun kaca depan kendaraan ini menggunakan 3 model thermoelectric cooling yang berbeda, heatsink, kipas angin dan keramik sebagai bahan insulasi, serta ruangan persegi panjang dengan ukuran 120 mm x 150 mm x 400 mm sebagai tempat merakitnya. Pengujian dilakukan selama 10 menit pada masing-masing pendinginan termoelektrik yang berbeda, kecepatan aliran udara untuk sisi dingin sebesar 0,5 m/s dan sisi panas 2,5 m/s. Temperatur terendah yang dihasilkan pada pendinginan termoelektrik dengan model TEC1-12709 adalah 10,9 oC sedangkan kebutuhan daya terendah menghasilkan temperatur 18,9 oC untuk TEC1-12703.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
nulhakim, lukman. (2021). Optimalisasi Thermoelectric Cooling Sebagai Alat Penghilang Embun Kaca Depan Kendaraan. ENERGI & KELISTRIKAN, 13(2), 223 - 230. https://doi.org/10.33322/energi.v13i2.1522
Section
Articles

References

[1] K. Lee and D. Lee, “The relationship between indoor and outdoor temperature in two types of residence,” Energy Procedia, vol. 78, pp. 2851–2856, 2015, doi: 10.1016/j.egypro.2015.11.647.
[2] A. Purnomo, “Mengendarai Mobil Saat Hujan Jangan Matikan AC, Ini Fungsinya,” Kompas.com, Jakarta, Dec. 28, 2019.
[3] D. M. Dahwilani, “Penyebab Kaca Mobil Berembun saat Cuaca Dingin atau Hujan,” inews, Feb. 2021.
[4] M. A. Jasni and F. M. Nasir, “Experimental Comparison Study of the Passive Methods in Reducing Car Cabin Interior Temperature,” pp. 229–233, 2012.
[5] A. K. Mainil, A. Aziz, and M. Akmal, “Portable Thermoelectric Cooler Box Performance with Variation of Input Power and Cooling Load,” Aceh Int. J. Sci. Technol., vol. 7, no. 2, pp. 85–92, 2018, doi: 10.13170/aijst.7.2.8722.
[6] C. Gould and N. Shammas, “A Review of Thermoelectric MEMS Devices for Micro-power Generation, Heating and Cooling Applications,” Micro Electron. Mech. Syst., no. April, 2009, doi: 10.5772/7001.
[7] J. Patel, M. Patel, J. Patel, and H. Modi, “Improvement In The COP Of Thermoelectric Cooler,” Improv. COP Thermoelectr. Cool., vol. 5, no. 5, pp. 73–76, 2015.
[8] S. Al-Shehri and H. H. Saber, “Experimental investigation of using thermoelectric cooling for computer chips,” J. King Saud Univ. - Eng. Sci., vol. 32, no. 5, pp. 321–329, 2020, doi: 10.1016/j.jksues.2019.03.009.
[9] A. Kurniawan, “Pengembangan Semikonduktor Tipe-P untuk Modul Termoelektrik Berbasis Material ZnO,” Universitas Sebelas Maret, 2014.
[10] P. Y. PURWOKO, “PERANCANGAN PORTABLE COOL BOX BERBASIS TERMOELEKTRIK & HEAT SINK,” Universitas Muhammadiyah Malang, 2014.
[11] M. K. Rawat, H. Chattopadhyay, and S. Neogi, “A review on developments of thermoelectric refrigeration and air conditioning systems : a novel potential green refrigeration and air conditioning,” Int. J. Emerg. Technol. Adv. Eng., vol. 3, no. 3, pp. 362–367, 2013.
[12] P. Agivale, P. Kamble, V. Nikam, and M. Jagtap, “Fabrication of thermoelectric cooler,” vol. 9, no. 5, pp. 76–79, 2018, [Online]. Available: http://www.ijser.org.
[13] S. Kokyay, E. Kilinc, F. Uysal, H. Kurt, E. Celik, and M. Dugenci, “A prediction model of artificial neural networks in development of thermoelectric materials with innovative approaches,” Eng. Sci. Technol. an Int. J., vol. 23, no. 6, pp. 1476–1485, 2020, doi: 10.1016/j.jestch.2020.04.007.
[14] L. Nulhakim, “Uji Unjuk Kerja Pendingin Ruangan Berbasis Thermoelectric Cooling,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 8, no. 1, pp. 85–90, 2017, doi: 10.24176/simet.v8i1.829.
[15] A. Aziz, J. Subroto, and V. Silpana, “Aplikasi modul pendingin termoelektrik sebagai media pendingin kotak minuman,” Technology, pp. 1–7, 2015.
[16] F. S. GIANITA, “KAJI EKSPERIMENTAL PORTABLE COOL BOXMENGGUNAKANTEC1-17205 CASCADE,” Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 2017.
[17] A. Suryadi and A. Firmansyah, “Rancang Bangun Kulkas Mini Portable Menggunakan Peltier,” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 11, no. 1, pp. 11–22, 2020, doi: 10.24176/simet.v11i1.3361.
[18] I. Imansyah Ibnu Hakim and A. R. Husniawan, “STUDI AWAL UNJUK KERJA PENDINGIN UDARA (AIR COOLER) BERBASIS TERMOELEKTRIK PADA AIR DUCT SEPEDA MOTOR TIPE SKUTIK.,” Semin. Nas. Tah. Tek. Mesin Indones. XIV, 2015, [Online]. Available: http://eprints.ulm.ac.id/749/.
[19] R. Umboh, “Perancangan Alat Pendinginan Portable Menggunakan Elemen Peltier,” J. Tek. Elektro dan Komput., vol. 1, no. 3, pp. 1–6, 2012.
[20] L. Nulhakim, “Pemanfaatan Thermoelectric Cooling Sebagai Penghilang Embun Kaca Depan Angkutan Umum Perkotaan ( Angkot ),” vol. 3, no. 2, pp. 29–34, 2018.
[21] J. E. Poetro and C. R. Handoko, “ANALISIS KINERJA SISTEM PENDINGIN ARUS SEARAH YANG MENGGUNAKAN HEATSINK JENIS EXTRUDED DIBANDINGKAN DENGAN HEATSINK JENIS SLOT,” J. Tek. MESIN, vol. 21, no. 2, pp. 178–189, 2013, [Online]. Available: http://journal.um.ac.id/index.php/teknik-mesin/article/view/3816.
[22] S. Sapariyanto, S. Budi Yuwono, and M. Riniarti, “Kajian Iklim Mikro Di Bawah Tegakan Ruang Terbuka Hijau Universitas Lampung,” J. Sylva Lestari, vol. 4, no. 3, p. 114, 2016, doi: 10.23960/jsl34114-123.
[23] BPS, Provinsi Jawa Barat Dalam Angka 2020. Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, 2020.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.