Studi Literatur Beton Berpori Dengan Penambahan Fly Ash, Superplasticizer, dan Serat Terhadap Kuat Tekan

Main Article Content

Ade Okvianti Irlan
Dewi Rintawati
Paikun Paikun

Abstract

Permasalahan genangan air di permukaan atau banjir di Indonesia masih belum teratasi hingga kini. Salah satu solusi di bidang infrastruktur yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan beton berpori sebagai material perkerasan jalan. Beton berpori adalah beton khusus yang didesain memiliki porositas yang tinggi sehingga rongga pada beton mampu dilewati oleh air. Kekurangan dari beton berpori adalah memiliki kuat tekan yang rendah. Maka dari itu, banyak penelitian terdahulu yang melakukan penambahan bahan tambahan, seperti abu terbang, superplasticizer, dan serat ke dalam campuran beton berpori untuk meningkatkan kuat tekannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan campuran beton berpori yang optimal dan mengetahui pengaruh dari abu terbang, superplasticizer, dan serat terhadap kuat tekan beton berpori berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Setelah dilakukan analisis terhadap 30 penelitian terdahulu, beton berpori yang optimal didapat oleh salah satu penelitian dengan kuat tekan 34,5 MPa, porositas 21,88%, dan permeabilitas 6,7 mm/s. Pengaruh maksimum yang disebabkan oleh penggunaan abu terbang, superplasticizer, dan serat terhadap peningkatan kuat tekan beton berpori masing-masing sebesar 149,45%, 76,62%, dan 57,14%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Irlan, A., Rintawati, D., & Paikun, P. (2020). Studi Literatur Beton Berpori Dengan Penambahan Fly Ash, Superplasticizer, dan Serat Terhadap Kuat Tekan. KILAT, 9(2), 171 - 180. https://doi.org/10.33322/kilat.v9i2.956
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.