KILAT https://stt-pln.e-journal.id/kilat <p style="text-align: justify;">KILAT is a scientific journal published by Institut Teknologi PLN d/h. Sekolah Tinggi Teknik PLN. KILAT Journal is published twice in one year in April and October and contains the results of research in the fields of Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering and Information Engineering, Law and Economics related to studies in the field of Renewable Energy, Electricity, Telecommunications, Control Systems , Electronics, Architecture, Computer Systems, and Information Systems.</p> <p style="text-align: justify;">KILAT is a scientific journal has been&nbsp;<strong>Accredited&nbsp;</strong>by the&nbsp;<strong>National Journal Accreditation</strong>&nbsp;(ARJUNA) managed by the Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia with Class Four (<strong>SINTA 4</strong>) from 2018 to 2022 in accordance with the Decree<strong>. No. B/3693/E5/E5.2.1/2019.</strong></p> <p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">T</span></span><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">he journal registered in the CrossRef with </span></span><strong><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">Digital Object Identifier&nbsp;(DOI)&nbsp;prefix</span></span></strong><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">: <a href="https://search.crossref.org/?q=kilat" target="_blank" rel="noopener"><span style="text-decoration: underline;"><strong>10.33322</strong></span></a></span></span></p> <p style="text-align: justify;"><strong>P-ISSN:&nbsp;<a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2089-1245" target="_blank" rel="noopener">2089-1245</a>,</strong><strong>&nbsp;&nbsp;</strong><strong>e-ISSN:<a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-4925#" target="_blank" rel="noopener">&nbsp;2655-4925</a></strong></p> en-US riki.ruli@sttpln.ac.id (Editorial) redaksikilat@sttpln.ac.id (Redaksi Kilat) Wed, 11 Nov 2020 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Chiller Performance Analysis Of Multiple Faults https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1065 <p><em>Chiller is one source of electricity consumption in buildings. For this reason, keeping the performance of the chiller always at optimum is necessary to limit excessive energy consumption. This paper aims to analyze the performance of the chiller against multiple failures, namely the reduction in condenser and evaporator water that occurs simultaneously (Multiple faults). Secondly, knowing the effectiveness of operating parameters that can detect these multiple failures. In conducting the analysis, we use experimental data conducted by Comstock. The data will be processed and then one variable regression equation will be sought to see the effect of multiple failures on chiller performance and chiller operating parameters to detect multiple failures. From the regression equation for multiple failures we compare it to the normal conditions of the chiller. The results show that for some load ranges, chiller performance drops, while in other ranges chiller performance is better. While the parameters (TCO-TCI) and (TEI-TEO) can detect this multiple failure for the entire load </em></p> Rifki Arief Munandar, Nofirman Firdaus, Halim Rusjdi, prayudi prayudi ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1065 Sat, 03 Oct 2020 00:00:00 +0000 Multi Factor Evaluation Process (MFEP) Sebagai Rekomendasi Pelanggan Prioritas Penanganan Pada Pengajuan Pasang Baru dan Tambah Daya Listrik PT PLN (Persero) Area Cengkareng https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/930 <p>Aplikasi pengajuan pasang baru dan tambah daya listrik dirancang sesuai dengan kebutuhan informasi dan perkembangan teknologi komputer yang semakin cepat, baik dari sisi perangkat keras maupun perangkat lunak. Permasalahan yang yang ditemukan dalam penelitian ini adalah banyaknya data dan berkas pelanggan yang tidak sesuai ketika melakukan pendaftaran online saat proses pasang baru dan tambah daya listrik yang menyebabkan adanya daftar tunggu yang dapat menghambat proses bisnis yang ada di PT PLN (Persero) Area Cengkareng. Aplikasi berbasis web ini dirancang untuk membantu dalam memberikan rekomendasi pelanggan prioritas penanganan pasang baru dan tambah daya di PT PLN (Persero) Area Cengkareng dan dapat membantu memudahkan pelanggan dalam memperoleh pemberitahuan permohonan pengajuan pasang baru atau tambah daya yang telah diajukan. Metode yang digunakan untuk membantu dalam menentukan rekomendasi pelanggan prioritas penanganan pada penelitian ini adalah dengan menggunakan metode <em>Multi Factor Evaluation Process </em>(MFEP). MFEP bekerja dengan mengambil keputusan multi faktor dimana proses pemilihan alternatif terbaiknya menggunakan <em>weighting system</em>, dengan pengolahan data kuantitatif. Sehingga nilai total hasil evaluasi rekomendasi pelanggan yang menjadi prioritas penanganan&nbsp; pada penelitian ini adalah adalah 0.845.</p> Dine Tiara Kusuma, Karina Djunaidi, M. Yoga Distra S ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/930 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Studi Literatur Beton Berpori Dengan Penambahan Fly Ash, Superplasticizer, dan Serat Terhadap Kuat Tekan https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/956 <p><em>Permasalahan genangan air di permukaan atau banjir</em><em> di Indonesia masih belum teratasi hingga kini.</em> <em>Salah satu solusi di bidang infrastruktur yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah penggunaan beton berpori sebagai material perkerasan jalan. </em><em>Beton berpori adalah beton khusus yang didesain memiliki porositas yang tinggi sehingga rongga pada beton mampu dilewati oleh air</em><em>. Kekurangan dari beton berpori adalah memiliki kuat tekan yang rendah. Maka dari itu, banyak penelitian terdahulu yang melakukan penambahan bahan tambahan, seperti abu terbang, superplasticizer, dan serat ke dalam campuran beton berpori untuk meningkatkan kuat tekannya. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan campuran beton berpori yang optimal dan mengetahui pengaruh dari abu terbang, superplasticizer, dan serat terhadap kuat tekan beton berpori berdasarkan penelitian-penelitian terdahulu.</em> <em>Metode yang dila</em><em>kukan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur</em><em>. Setelah dilakukan analisis terhadap 30 penelitian terdahulu, beton berpori yang optimal didapat oleh salah satu penelitian dengan kuat tekan 34,5 MPa, porositas 21,88%, dan permeabilitas 6,7 mm/s. Pengaruh maksimum yang disebabkan oleh penggunaan abu terbang, superplasticizer, dan serat terhadap peningkatan kuat tekan beton berpori masing-masing sebesar 149,45%, 76,62%, dan 57,14%.</em></p> Ade Okvianti Irlan ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/956 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Perancangan Simulasi PID Controller Mengunakan Graphic User Interface dan Simulink https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1015 <p><em>Kontroller PID (Proportional–Integral–Derivative) merupakan salah satu kontroller yang banyak dipakai dalam menentukkan keakuratan suatu sistem instrumentasi, dengan melihat respon dan karakteristik umpan balik dari sistem tersebut. Namun demikian untuk melihat respon suatu sistem dengan berbagai macam kombinasi sinyal input dan aksi pengontrolan merupakan hal yang sulit dan membosankan. Disamping itu proses untuk memunculkan &nbsp;respon sistem yang dilakukan secara manual pun membutuhkan perhitungan matematis yang lama dan cukup rumit, sehingga diperlukan suatu software yang mampu mengatasi hal tersebut, dalam hal ini Graphic User Interface (GUI) dapat menjadi solusinya. Software ini dilengkapi dengan berbagai toolbox yang memudahkan pemakai untuk melakukan perhitungan- perhitungan tertentu. Bahkan saat ini sudah dikembangkan juga toolbox khusus untuk simulasi yang diberi nama simulink, yakni dengan menggunakan diagram block closed loop system. Bentuk penjabaran diagram block dilakukan dalam domain-s, sehingga bentuk transfer function harus dalam domain laplace. Proses input nilai PID bisa dilakukan dengan cepat dan dengan berbagai kombinasi walaupun dalam proses penentuan nilai masih dilakukann dengan metode trial dan error, untuk mendapatkan respon yang diinginkan. Hasil simulasinya bisa menggambarkan secara jelas karakteristik respon dari berbagai aksi pengontrolan tanpa harus melakukan perhitungan manual lagi</em></p> Adri Senen ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1015 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Pengembangan Teknologi Smart Powerplant Untuk Mendukung Sistem Irigasi Lahan Kering menggunakan Metode Learning Vector Quantization https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1126 <p><em>Penelitian ini akan merancang model pembangkit&nbsp; listrik tenaga surya&nbsp; cerdas yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi di&nbsp; sawah&nbsp; lahan kering. Sawah lahan kering adalah sawah yang&nbsp; mengandalkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan pengairannya. Untuk&nbsp; memenuhi kebutuhan akan air sepanjang tahun, maka diperlukan pembangunan sistem irigasi &nbsp;dengan bantuan pompa listrik yang dari tenaga surya. &nbsp;Panel surya pada pembangkit yang dirancang dilengkapi dengan sensor untuk mendeteksi&nbsp; arah cahaya dan memiliki kemampuan untuk bergerak mengikuti arah datangnya cahaya matahari, supaya dapat menyerap energi lebih optimal.&nbsp; Metode yang akan digunakan pada pembangkit adalah metode Learning Vector Quantization (LVQ).&nbsp; </em><em>&nbsp;Pembangkit listrik cerdas ini juga mampu melakukan pemantauan&nbsp; secara real time &nbsp;kondisi pembangkit baik arus yang masuk ke baterai, &nbsp;maupun arus yang keluar dari baterai sehingga meringankan dari sisi pemantauan dan pengawasan. &nbsp;&nbsp;Diharapkan teknologi ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan sistem pertanian yang mandiri dan lebih maju.</em></p> Abdul Haris, Rosida Nur Aziza ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1126 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Sistem Kontrol Peralatan Rumah Tangga Berbasis Jaringan Saraf Tiruan https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1086 <p><em>Makalah ini meneliti integrasi </em><em>peralatan rumah tangga yang dikendalikan dan dipantau menggunakan IoT (Internet of Things).&nbsp; Untuk mengaktifkan sistem </em><em>kontrol rumah&nbsp; untuk memantau aktivitas dalam rumah dan bertindak sesuai dengan kondisi saat ini, dilengkapi dengan beberapa sensor, aktuator, dan peralatan cerdas.&nbsp; Perangkat ini harus terhubung ke internet, sehingga mereka dapat mengirim informasi dan menyediakan layanan untuk penghuninya. Meskipun tujuan utama dari rumah pintar adalah untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan, juga harus mengatasi masalah efisiensi energi dan penggunaan sumber energi terbarukan. Adaptive linear Neural Network diimplementasikan dalam prototipe sebagai algoritma untuk memprediksi keputusan berdasarkan kondisi saat ini. Pembangunan sistem terpadu yang diusulkan dilakukan melalui beberapa prosedur, yaitu pelaksanaan ADALINE (Adaptive linear) sebagai metode jaringan saraf, desain prototipe, dan proses pengujian.&nbsp; Prototipe ini mengintegrasikan fungsionalitas beberapa peralatan rumah tangga ke dalam satu aplikasi yang dikendalikan oleh kerangka kerja berbasis Android. </em></p> <p><strong><em>&nbsp;</em></strong></p> Puji Catur Siswipraptini ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1086 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Rancang Bangun Gasifier Tanpa Blower Berbahan Bakar Arang Limbah Perkebunan Kelapa Sawit https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1049 <p><em>Dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki kebun kelapa sawit terluas, terbuka peluang besar bagi Indonesia untuk menggunakan potensi sumber daya energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik, terutama untuk daerah-daerah pedesaan atau kawasan terpencil. Limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar dalam&nbsp; proses gasifikasi untuk menghasilkan syntetic gas (syngas) yang akan digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Proses gasifikasi sangat dipengaruhi oleh reaktor gasifier agar gas yang dihasilkan memiliki nilai kalor tinggi dan bersifat mampu bakar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat reaktor gasifier tipe updraft tanpa blower sehingga tidak memerlukan energi listrik dalam pengoperasiannya, akan tetapi menggunakan daya hisap mesin. Desain ini sesuai untuk pembangkit listrik skala kecil yang tidak terhubung ke jaringan listrik (off-grid) di daerah pedesaan. Berdasarkan perhitungan, ketersediaan energi biomassa diketahui 2113,8 MJ dan hasil rancang bangun gasifier ini diketahui untuk luas penampang reaktor 375 cm<sup>2</sup> dan untuk tinggi 100 cm dengan bahan baku 2.47 kg/jam serta menghasilkan daya output dengan kapasitas 5 kW. Penelitian menggunaan genset gasolin dengan output maksimal 2,5 kW. Pada percobaan terakhir, gasifier dioperasikan selama 3 jam dengan menggunakan beban 1 kW menghabiskan arang sebanyak&nbsp; 6.9 kg. percobaan masih perlu diusahakan untuk daya lebih besar dan penggunaan bahan bakar sesedikit mungkin.</em></p> <p><strong><em>Kata kunci: </em></strong><em>Kelapa sawit, gasifier, listrik</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Known as one of the countries with the largest oil palm plantations, there is a great opportunity for Indonesia to use the potential of renewable energy resources to produce electricity, especially for rural areas or remote areas. Palm oil waste can be used as a fuel source in the gasification process to produce syntetic gas (syngas) which will be used to produce electricity. The gasification process is strongly influenced by the gasifier reactor so that the gas produced has a high heating value and is capable of combustion. This study aims to design and make an updraft type gasifier reactor without a blower so that it does not require electrical energy in its operation, but uses engine suction power. This design is suitable for small scale power plants that are not connected to the electricity network (off-grid) in rural areas. Based on calculations, the availability of biomass energy is known to be 2113.8 MJ and the results of this gasifier design are known for the reactor cross-sectional area of ​​375 cm<sup>2</sup> and for a height of 100 cm with a raw material of 2.47 kg / hour and produce an output power with a capacity of 5 kW. The research uses a gasoline generator with a maximum output of 2.5 kW. In the last experiment, the gasifier was operated for 3 hours using a 1 kW load consuming 6.9 kg of charcoal. trials still need to be tried for more power and as little fuel usage as possible.</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em> </strong><em>Palm oil, gasifier, electricity</em></p> Arief Suardi Nur Chairat, Vendy Antono, Prayudi Prayudi, Roswati Nurhasanah ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1049 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Pemodelan Cuaca Menggunakan Model Hidden Markov Untuk Pemanfaatan Energi Surya https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1023 <p style="text-align: justify;"><em>Energi terbarukan merupakan energi alternatif untuk mengatasi permasalahan yang timbul pada energi konvensional, yaitu terbatas dan menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan. Disisi lain, Indonesia sebagai negara tropis yang terletak di kawasan katulistiwa, memiliki potensi energi matahari yang melimpah dan bersinar sepanjang tahun. LAPAN mencatat radiasi harian rata-rata energi surya adalah 4.8 KWh/m2. Karenanya, sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) memiliki potensi yang sangat besar sebagai sumber energi utama untuk digunakan di Indonesia pada masa depan. Salah satu permasalahan utama saat perencanaan PLTS adalah ketidakpastian cuaca, hal ini menyebabkan kesulitan dalam merencanakan kapasitas PLTS yang dibutuhkan. Permasalahan ini dapat terselesaikan jika ketidakpastian cuaca ini dapat diatasi. Metode yang dapat diandalkan untuk mengatasi ketidakpastian ini adalah pemodelan stokastik, hali ini dikarenakan pemodelan stokastik merupakan suatu model yang dibangun menggunakan aturan-aturan peluang. Model hidden Markov (MHM) merupakan salah satu pemodelan stokastik yang dapat diandalkan tanpa harus mengetahui faktor-faktor penyebab permasalahan yang dimodelkan, termasuk permasalahan pada cuaca ini yang mana faktor-faktor penyebabnya sulit diamati. Ditengah keterbatasan, pemodelan ini menggunakan data cuaca harian BMKG pada wilayah Samarinda, Kalimantan Timur pada tanggal 1 Juli sampai dengan 31 Oktober 2019 (sebanyak 123 hari). Data cuaca yang diperoleh tersebut dikelompokkan menjadi empat kategori, yaitu cerah, cerah-berawan, berawan, hujan. Model dibuat menggunakan data cuaca sebanyak 105 hari, yang mana sisa sebanyak 18 hari digunakan untuk mengecek ketepatan prediksi model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model memiliki ketepatan sebanyak 87 dari 105 hari (82,86%). Adapun keatepatan model untuk memprediksi sebanyak 13 dari 18 hari (72,67%).</em></p> Miftahul Fikri, Samsurizal Samsurizal, Kartika Tresya mauriraya, christiono christiono ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1023 Fri, 06 Nov 2020 00:00:00 +0000 Analisa Rugi-Rugi Pelepasan Energi Sistem Penyimpanan Energi Potensial Gravitasi Jenis Menara Beban https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1082 <p><em>This study discusses the mechanical losses of a gravitational potential energy storage system of load tower types. The aim of this research is to investigate the characteristics of mechanical losses with varied mechanical torque. Analysis of the friction friction theory of bearings and pulleys using the Harris model, then the prototype of the energy storage system is tested directly with the weight load varying in weight to see the characteristics of mechanical losses that occur in prototypes. This information will later be taken into consideration to design and optimize the energy storage system in terms of the selection of falling loads and how to design the energy charging and discharging mechanism. The results obtained are torque losses measurement are partly proportional to the falling mass applied to the system. The value of losses does not increase linearly with the addition of the mass of the falling load. This provides information in considering optimum falling mass weight for energy charging process and also how to consider the control mechanism of energy storage</em></p> rizki pratama putra ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1082 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Pengembangan Metodologi Prakiraan Beban Listrik Sektoral Secara Mikrospasial https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1016 <p><strong><em>Prakiraan kebutuhan beban listrik merupakan langkah penting dalam perencanaan pengembangan ketenagalistrikan yang dijabarkan dalam pola antisipasi untuk memenuhi kebutuhan energi listrik hingga jangka waktu tertentu.</em></strong> <strong><em>Metoda prakiraan beban sektoral saat ini lebih sederhana dan mudah untuk diimplementasikan, namun keakuratannya akan cenderung bias pada wilayah yang memiliki keterbatasan data dan area pelayanannya dinamis. Di samping itu hasil prakiraannya masih bersifat makro, sehingga tidak memperlihatkan pusat-pusat beban pada wilayah yang lebih kecil (grid) dan mengakibatkan lokasi gardu distribusi tidak dapat ditentukan dengan pasti. Dengan menggunakan metoda prakiraan beban sektoral secara mikrospasial akan menjadikan area yang diprediksi akan semakin banyak karena area berbentuk grid – grid, maka diperlukan pengelompokan grid (kelurahan) menggunakan teknik clustering untuk membuat similarity matrix yang memuat tingkat kemiripan antar data yang dikelompokkan. Clustering yang dilakukan melibatkan banyak faktor (multivariate) &nbsp;yakni faktor geografi, demografi, sosio ekonomi dan beban kelistrikan per sektor. Hasil setiap cluster mempunyai karakteristik wilayah yang berbeda yang kemudian diproyeksikan pertumbuhan bebannya sehingga hasil prakiraan yang lebih teliti. Penelitian ini dilakukan di wilayah PT PLN (Persero) Area Tangerang. Dengan menggunakan metode mikrospasial didapatkan clusterisasi untuk pertumbuhan beban di PT PLN (Persero) area Tangerang sebanyak&nbsp; 5 cluster dari 114 kelurahan</em></strong></p> Adri Senen ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1016 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Tinjauan Karakteristik Bahan Penyusun Beton Berpori dengan Penggunaan Flyash dan Superplasticizer untuk Perkerasan Jalan Ramah Lingkungan https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/954 <p><em>Perubahan tata guna lahan di perkotaan khususnya di Jakarta semakin meningkat, sehingga mengakibatkan semakin berkurangnya daerah resapan air hujan</em><em>, </em><em>dikarenakan luas daerah resapan yang ditutupi bangunan perumahan, perkantoran, perkerasan beton menyebabkan waktu berkumpulnya air jauh lebih pendek dan banjir. Oleh </em><em>karena itu, teknologi drainase berwawasan lingkungan seperti beton berpori dapat digunakan. Beton berpori adalah beton khusus yang memiliki rongga serta porositas yang tinggi dan mudah untuk dilewati air. Material penyusun dari beton berpori terdiri dari campuran semen, air, agregat kasar dan sedikit agregat halus atau tanpa agregat halus. </em><em>Tujuan utamanya untuk mengetahui karakteristik kimia dan karakteristik fisis dari material penyusun beton berpori. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode ekperimen di laboratorium. Dari hasil analisis diperoleh material flyash memiliki jumlah silikat dioksida</em><em> (SiO<sub>2</sub>) aluminium </em><em>(Al<sub>2</sub>O<sub>3</sub></em><em>) dan besi</em><em> (Fe<sub>2</sub>O<sub>3</sub></em><em>) sebesar 83,35% dan CaO 10,43%, termasuk fly-ash kelas F yaitu lebih besar dari 70%. Sedangkan pada semen, hasil dari </em><em>PT. Semen Conch Prakarsa Indonesia, kandungan kimia Semen Jakarta </em><em>(C<sub>3</sub>S</em><em>) 60,17%; (C<sub>2</sub>S</em><em>) 11,43%; (C<sub>3</sub>A</em><em>) 8,68%; (C<sub>4</sub>AF</em><em>) 10,41%, dan merupakan semen OPC type 1. Pengujian fisik fly-ash dan semen diperoleh berat jenis fly-ash 2,54 dan memenuhi syarat sebagai material fly-ash dan untuk berat jenis semen 2,98 lebih kecil dari syarat berat jenis semen pada umumnya. Pengujian fisis agregat kasar ditinjau dari berat jenis, penyerapan dan modulus halus butir memenuhi syarat sebagai agregat kasar.</em></p> Ade Okvianti Irlan ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/954 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Sistem Semi-Isolasi Seismik High Damper Rubber Bearing Pada Gedung Bertingkat https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1115 <p><em>Bangunan konvensional dengan struktur kaku</em><em> (fixed Base)</em><em> dapat menyebabkan </em><em>struktur mengalami respons seperti drift, Base Shear&nbsp; yang cukup besar</em><em>. Sedangkan untuk bangunan konvensional dapat menyebabkan struktur mengalami interstory drift yang besarakan diteliti respons Struktur Gedung Bertingkat 10 dan 15, Dengan menggunakan Base isolator tipe High Damper Rubber Bearing (HDRB) yang terpasang disebagian tumpuan dari struktur. Respon struktur yang akan ditinjau meliputi waktu getar alami struktur, Drift Struktur</em><em>.</em><em>Pemodelan seperti ini diharapkan gedung dapat mendisipasi energi gempa yang terjadi dengan aksi ganda antar base isolator (isolasi seismik) tipe HDRB dan struktur rangka beton pemikul momen dengan tetap memperhatikan efisiensi biaya penggunaan seismic isolation.</em><em> Penggunaan HDRB pada model struktur HDRB-S10J dan HDRB-S15J dapat meningkatkan periode getar namun hasilnya tidak begitu signifikan yang hanya berselisih 1.99% dari model struktur tanpa isolasi seismic (FB10 dan FB15). Sehingga penggunaan HDRB secara parsial di bagian tepi struktur tidak begitu efektif</em></p> Muhammad Sofyan ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1115 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Pemodelan Hydro-Pump Storage Bertenaga Gelombang Laut Menggunakan Simulink https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1081 <p><em>Intermittency problem of wave power energy converter becomes a disadvantage when integrated into a power system, same with another renewable energy plant. In this paper, a method is proposed to solve the intermittency problem of wave energy converter when integrated into a small power system or in standalone mode. The main idea is to integrate a small pumped hydro system to the wave energy converter which the mechanical energy from wave converted to fluid potential energy. This study aims to create mathematical models of the interaction between a wave-powered pump, the reservoir, and the generator. The models then simulated to see how wave amplitude and reservoir height affect the energy output of the plant. From the simulation results, when the amplitude of the wave is varied between 0.6-1.4 m, the highest power output comes with 1 m wave amplitude. The water output debit which has a relation with stored energy also gives its high rate when the wave amplitude is 1 m. The nonlinear relationship between related parameters is nonlinear that optimization technique will be needed to optimize the plant at a specific working condition</em></p> rizki pratama putra ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1081 Mon, 09 Nov 2020 00:00:00 +0000 Perbandingan Incinerator Bak Sampah Rumah Dengan Incinerator Mesin Untuk Penanggulangan Sampah Dengan Metode Weigted Product https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1093 <p>Permasalahan sampah di Negara&nbsp; Indonesia masih banyak megalami masalah, ini dapat dilihat dengan terjadinya penumpukan gunung sampah di Tempat pembuangan akhir (TPA). Penanganan sampah dari lingkungan masyarakat yang sudah memisahkan antara sampah organik dan Non Organik, ini juga belum menyelesaikan&nbsp; masalah sampah di negeri kita.</p> <p>&nbsp;Prilaku masyarakat dalam menangani sampah&nbsp; juga menjadi masalah serius. Untuk menyelesaikan permasalahan sampah ini perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dan peran aktif pemerintah melalui dinas kebersihan ditingkat kelurahan masing masing daerah, sehingga jika prilaku masarakat ini sudah baik dalam menangani sampah dan&nbsp; penulis yakin Negara kita akan menjadi Negara yang bersih dan sehat.</p> <p>Hipotesis dalam penelitian ini, diperkirakan dengan Metode incinerator bak sampah rumah ini dapat digunakan sebagai sumber energy listrik alternative diperumahan diprediksi jika incinerator ini dapat diterapkan maka akan dapat mengurangi sampah rumah dibandingkan dengan incinerator mesin. Pebandingan kedua alat ini menggunakan metode weigted produc (WP).</p> <p>Dari hasil perhitungan weigted Produc diperoleh incinerator bak sampah rumah dapat digunakan sebagai energy listrik alternative.</p> adi . suwarno ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1093 Wed, 11 Nov 2020 00:00:00 +0000 Kajian Optimasi Jaringan Long Term Evolution (LTE) Menggunakan Metode Physical Tuning di Kelurahan Bojong Nangka https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1118 <p><em>Kelurahan Bojong Nangka is a sub-urban area and an area that requires good network quality, where the quality of the telecommunications network is a supporting factor for the success of any communication activity. The network condition in Bojong Nangka Urban Village is still less than optimal, the results of the drive test on the existing network show that several areas in the Bojang Nangka Village have poor network quality. To improve the quality of the network in the research area, network optimization was carried out using the Physical Tuning method, namely adjusting tilting, re-azimuth, and increasing antenna height. The optimization results are simulated using Atoll software. The optimization results show an improvement in network quality by looking at network parameters, namely RSRP, SINR, and RSRQ. The percentage value of RSRP increased from 82.32% to 83.51%, for SINR it decreased from 89.51% to 86.8%, and RSRQ increased from 19.6% to 20.7%. From the calculation and simulation results as a whole shows an increase in network quality, seen from the percentage value of RSRP, SINR, and RSRQ.</em></p> Rummi Santi Rama Sirait ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/1118 Wed, 11 Nov 2020 00:00:00 +0000 Klasifikasi Kompetensi Alumni Berdasarkan Masa Tunggu Alumni untuk Mendapatkan Pekerjaaan Menggunakan Metode Agoritma C4.5 https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/950 <p><em>Tracer Study is a search for information about alumni that aims to identify how much higher education graduates can move in the world of work according to the relevance of their education. In this study, tracer study data were obtained from a questionnaire distributed to alumni. The data consists of data from the last 5 years, namely 2015 to 2019, which is processed to find out how long the alumni have to wait for a job from the time of graduation based on competency. C4.5 algorithm is used to form a decision tree to see which competencies have the most influence on alumni in order to get a job in a short time. The results of the analysis carried out there are several competencies that most influence the waiting period of alumni to get a job, namely disciplinary education, time management, analytical skills and computer skills. The highest accuracy was found in 2016, which was 82.86%.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Rizqia Cahyaningtyas, Luqman Luqman, Yolana Inas H, yolana ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/950 Thu, 12 Nov 2020 00:00:00 +0000 Pendekatan LSTM untuk Memprediksi Kondisi Motor 10 kV pada PLTU Batubara https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/997 <p><em>Conditon Based Maintenance merupakan salah satu metode untuk memprediksi kondisi motor. Namun metode ini membutuhkan keakuratan estimasi Remaining Useful Life yang tinggi.&nbsp; Estimasi Remaining Useful Life bisa sangat sulit terutama ketika jumlah data yang berasal dari sensor terlalu besar. Pendekatan Machine Learning dibutuhkan karena dapat memahami semua korelasi antara pengukuran data sensor, sehingga dapat menghasilkan prediksi Remaining Useful Life yang akurat. Long-Short Term Memory network merupakan salah satu metode pendekatan machine learning terbaik untuk memprediksi kondisi peralatan karena memiliki kemampuan untuk menyimpan ingatan dalam waktu yang lama secara bersamaan serta dapat memahami korelasi yang kompleks antara data sehingga memberikan informasi yang sangat berguna dalam menentukan Remaining Useful Life. Tulisan ini menyajikan perbandingan pendekatan menggunakan model Long-Short Term Memory dan dua model algoritma konvensional untuk memprediksi kondisi motor 10 kV. Hasil pemodelan menunjukkan prediksi sinyal menggunakan pendekatan Long-</em><em>Short </em><em>Term </em><em>Memory</em><em> lebih akurat daripada model algoritma konvensional karena menghasilkan prediksi model yang paling dekat dengan data aktual, ditunjukkan oleh hasil mean absolute percentage error terkecil yaitu 3,8%. Keakuratan hasil prediksi Long-</em><em>Short </em><em>Term </em><em>Memory</em><em> menunjukkan keandalan arsitektur sehingga pembangkit memperoleh peringatan sebelum kerusakan terjadi. </em></p> Muhammad Kamal Wisyaldin, Gita Maya Luciana, Henry Pariaman ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/kilat/article/view/997 Thu, 12 Nov 2020 00:00:00 +0000