Implementasi Portable Power dengan Sistem Pengisian Energi Listrik Tenaga Surya di Kampung Gadog, Desa Sukamahi, Kec. Sukaresmi, Kab. Cianjur, Jawa Barat

Main Article Content

Tri Wahyu Oktaviana Putri
Adri Senen
Christine Widyastuti
Ridha Yasser
Hakimul Batih
Zainal Arifin

Abstract

Saat ini masih banyak daerah di Indonesia yang belum teraliri listrik terutama tempat-tempat terpencil atau daerah pelosok. Hal ini dikarenakan kondisi geografinya dan demografinya yang tersebar tidak merata dalam satu wilayah. Kampung Gadog merupakan salah satu wilayah di Desa Sukamahi, Kab. Cianjur yang terletak di perbukitan. Dengan medan yang sulit dan lokasi yang cukup jauh dari pusat kota, menyebabkan akses jaringan listrik di wilayah tersebut masih sangat minim. Terbatasnya daya listrik yang terhubung, ditambah dengan seringnya listrik padam saat musim hujan dan minimnya penerangan di area publik menyebabkan kampung Gadog menjadi sulit untuk berkembang. Akibatnya perekonomian di wilayah tersebut pun menjadi sulit tumbuh. Untuk mengatasi masalah kelistrikan di daerah dengan konidisi tersebut, adalah dengan memanfaatkan konsep Portable power sebagai sumber energi listrik. Portable power merupakan salah satu solusi dimana energi listrik bisa disimpan dalam sebuah media penyimpanan energi (baterai) untuk selanjutnya dipakai untuk mengoperasikan peralatan elektronik dalam hal ini di utamakan sebagai sumber penerangan. Dengan demikian, kebutuhan listrik tidak lagi tergantung pada sistem jaringan listrik PLN. Selain itu dibangun pula Sentral Pengisian Daya berbasis tenaga surya sehingga warga bisa mengisi ulang daya Portable powernya- sehingga masyarakat tidak tergantung pada aliran listrik PLN untuk mengisi daya Portable power.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

References

[1] ESDM. 2020. Bahan Kementerian ESDM CAPAIAN KINERJA 2019 DAN PROGRAM 2020. Diakses online: https://www.esdm.go.id/assets/media/content/content-capaian-kinerja-2019-dan-program-2020.pdf pada 13 Oktober 2020
[2] Prasanthi, C. J. 2009. Assessment of Technology Requirements for Off-grid Rural Electrification (Doctoral dissertation, Msc Thesis, The University of Nottingham, UK).
[3] Afif, M. T., & Pratiwi, I. A. P. 2015. Analisis perbandingan baterai lithium-ion, lithium-polymer, lead acid dan nickel-metal hydride pada penggunaan mobil listrik-review. Rekayasa Mesin, 6(2), 95-99.
[4] Sianipar, R. 2017. Dasar Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Jetri: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro, 11(2).
[5] Putra, S., & Rangkuti, C. 2016, August. Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Secara Mandiri Untuk Rumah Tinggal. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL CENDEKIAWAN (pp. 23-1).
[6] Hilah, H. 2017. Desain Sistem Kelistrikan Daerah Terpencil Dengan Pembangkit Photovoltaic Berdiri Sendiri. Seminar Nasional Mesin dan Industri (SNMI XI) 2017.
[7] Muslim, S., Khotimah, K., & Azhiimah, A. N. 2020. Analisis Kritis Terhadap Perencanaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (Plts) Tipe Photovoltaic (Pv) Sebagai Energi Alternatif Masa Depan. Rang Teknik Journal, 3(1), 119-130.
[8] Prayogo, H., & Wibowo, A. 2017. Prototipe Charger Baterai Menggunakan Sumber Energi Matahari, Listrik, dan Mekanik. Widya Teknik, 9(1), 33-44.
[9] Ma, S., Lin, M., Lin, T. E., Lan, T., Liao, X., Maréchal, F., ... & Wang, L. 2021. Fuel cell-battery hybrid systems for mobility and off-grid applications: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 135, 110119.
[10] Kumar, P. P., & Saini, R. P. 2020. Optimization of an off-grid integrated hybrid renewable energy system with different battery technologies for rural electrification in India. Journal of Energy Storage, 32, 101912.