https://stt-pln.e-journal.id/terang/issue/feed TERANG 2022-04-15T06:18:22+00:00 riki riki.ruli@sttpln.ac.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><strong>TERANG: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Menerangi Negeri</strong> Journal is a Community Service Journal. TERANG is interpreted as an effort to illuminate the country in the field of engineering and community service. TERANG: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Menerangi Negeri is a journal published by Institut Teknologi PLN d/h. Sekolah Tinggi Teknik PLN that Publish articles on community service activities in the fields of engineering e.g. Mechanical Engineering, Electrical Engineering, Civil Engineering, Informatics Engineering, etc,&nbsp;that have e-ISSN: <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-5948" target="_blank" rel="noopener">&nbsp;2655-5948</a></strong> and p-ISSN: <strong><a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-5956#" target="_blank" rel="noopener">2655-5956</a>.</strong>&nbsp;TERANG: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Menerangi Negeri Community Service Journal Illuminates the Nation published twice a year. TERANG: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Menerangi Negeri&nbsp;is published twice a year in <strong>June&nbsp;</strong>and<strong>&nbsp;Desember.</strong></p> <p style="text-align: justify;"><strong>TERANG: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Menerangi Negeri</strong> is a scientific journal has been&nbsp;<strong>Accredited</strong>&nbsp;by the&nbsp;<strong>National Journal Accreditation&nbsp;(ARJUNA)</strong>&nbsp;by the Ministry of Research, Technology, and Higher Education of the Republic of Indonesia with Class Six&nbsp;<strong>(SINTA 6)</strong>, 10 June 2022 in accordance with the Decree.<strong> No. 105/E/KPT/2022</strong></p> <p style="margin-bottom: 0in; line-height: 150%;" align="justify"><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">T</span></span><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">he journal registered in the CrossRef with </span></span><strong><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">Digital Object Identifier&nbsp;(DOI)&nbsp;prefix</span></span></strong><span style="font-family: Times new roman, serif;"><span style="font-size: medium;">: <a href="https://search.crossref.org/?q=PETIR" target="_blank" rel="noopener"><span style="text-decoration: underline;"><strong>10.33322</strong></span></a></span></span></p> <p><strong>P-ISSN (Print):&nbsp;</strong><strong>&nbsp;<a style="color: #113241;" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-5956#" target="_blank" rel="noopener">2655-5956</a></strong><strong>&nbsp;,</strong><strong>&nbsp;&nbsp;</strong><strong>e-ISSN (electronics):&nbsp;</strong><strong><a style="color: #113241;" href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2655-5948" target="_blank" rel="noopener">&nbsp;2655-5948</a></strong></p> https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/451 Sosialisasi Pemanfaatan Air Hujan dengan Pembuatan Sumur Resapan untuk Menanggulangi Banjir dan Konservasi Air Tanah 2022-01-15T15:26:34+00:00 Endah Lestari endah.lestari@gmail.com Desi Putri desi.putri@sttpln.ac.id Irma Wirantina Kustanrika irmawirantina@sttpln.ac.id Rr. Mekar Ageng Kinasti mekar.ageng@sttpln.ac.id Muhammad Sofyan m.sofyan@sttpln.ac.id Ranti Hidayawanti ranti@sttpln.ac.id Iriansyah BM Sangadji iriansyah@sttpln.ac.id <p><em>Dalam beberapa tahun terakhir ini banjir dan kekeringan terjadi diberbagai tempat di Indonesia. Pulau Jawa termasuk salah satu wilayah kepulauan yang sering mengalami banjir. </em><em>P</em><em>ada musim hujan bencana banjir menyebabkan beberapa kota besar terendam. Jakarta sempat beberapa kali terkena bencana banjir yang cukup parah. Kejadian banjir yang terjadi di tahun 2007 menyebabkan kurang lebih 60% wilayah DKI terendam air dengan kedalaman mencapai lebih dari 5 meter. Mitra PKM merupakan bangunan sekolah menengah pertama negeri yang terletak di daerah Menteng, Jakarta Pusat. Wilayah Mitra beberapa tahun terakhir mengalami bencana banjir, hal tersebut cukup mengganggu proses belajar mengajar di wilayah Mitra. Krisis air bersih juga terjadi di wilayah Mitra, hal ini diakibatkan lokasi Mitra yang cukup berdekatan dengan bangunan-bangunan perkantoran yang memiliki kebutuhan air bersih yang cukup besar.</em></p> <p><em>Curah hujan rata-rata di Indonesia adalah 2779 mm per tahun, di Jakarta sekitar 2500 mm per tahun, dengan jumlah air hari hujan 180 hari/tahun. Dengan rata-rata curah hujan yang cukup besar </em><em>merupakan potensi sumber daya air yang dapat dimanfaatkan secara maksimal. Dengan potensi sumber daya air yang ada maka diperlukan adanya usaha-usaha untuk memanfaatkan sumber daya air khususnya air hujan, salah satunya adalah dengan cara membuat teknik peresapan air ke dalam tanah berupa sumur resapan. Melalui kegiatan sosialisasi ini, </em><em>diharapkan </em><em>dapat mengembangkan kesadaran masyarakat mengenai bagaimana cara menanggulangi banjir pada skala kecil yaitu pada tingkat rumah tangga sampai ke tingkat yang lebih luas lagi, sekolah, bangunan-bangunan perkantoran, dan lain-lain dengan menggunakan</em><em>teknologi sumur resapan dalam menangani banjir dan konservasi air tanah.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/657 Pengenalan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Di PT Cita Rasa Palembang 2022-01-15T15:43:25+00:00 Win Alfalah winalfalah@sttpln.ac.id <p>Keselamatan dan Kesehatan Kerja sekarang ini telah menduduki tempat yang penting dalam perusahaan terutama dalam pekerjaan industri.Rasa aman dan nyaman dalam bekerja merupakan tuntutan bagi perusahaan untuk dapat memenuhinya dalam rangka memberikan jaminan kerja bagi pekerja.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi K3 dalam pelaksanaan pekerjaan pada industri kecil Pempek Belida di PT Cita Rasa Palembang dengan berpatokan pada SMK3.Penelitian menggunakan questioner survei dan wawancara langsung di lapangan, dilanjutkan dengan identifikasi lokasi industri, survei secara visual di industri dan pengambilan dokumentasi dilapangan. Pada PT Cita Rasa Palembang, implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sudah berjalan cukup baik, karena di Industri ini penyelenggara<br>pekerjaan telah menyediakan alat pelindung diri (APD) bagi para pekerja dan adanya sosialisasi tentang K3 juga sudah dilakukan oleh pihak pemilik dan para pekerja cukup memahaminya namun masih ada saja pekerja yang berkesan tidak peduli dengan Keselamatan dan Kesehatan kerja tersebut, dapat dilihat dari hasil questioner menyatakan, 100% (Ya) karena pekerjaan industri makanan telah memberikan alat pelindung diri (APD); 98% mengetahui apa yang dimaksud dengan Keselamatan dan Kesehatan Kerja; dan 100% pekerja menyatakan adanya jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.</p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1089 Pembaharuan Website MAN 12 Jakarta Sebagai Media Informasi Digital Kepada Mayarakat 2022-01-15T15:51:12+00:00 DINE TIARA KUSUMA dinetiarakusuma@gmail.com <p><em>Website diperlukan bagi sekolah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang segala kegiatan yang dilaksanakan. MAN 12 Jakarta membutuhkan pembaharuan website yang lebih interaktif dan dinamis. Hal ini dirasa perlu agar pengguna dari sisi admin dapat dengan mudah mengupdate informasi dan dapat lebih menarik untuk para pembaca. Selain itu bagi pihak sekolah website juga merupakan salah satu komponen penilaian saat proses akreditasi. Untuk dapat mendukung kebutuhan tersebut maka pada kesempatan Pengabdian Pada Masyarakat saat ini Institut Teknologi PLN melakukan pembaharuan website MAN 12 Jakarta agar dapat memenuhi kebutuhan pihak sekolah dan mendukung eksistensi sekolah di kalangan masyarakat. Hasil yang di capai dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah terbentuknya sebuah website untuk MAN 12 Jakarta yang lebih informatif dan dinamis yang dapat di akses pada laman </em><a href="http://man12jkt.sch.id/"><em>http://man12jkt.sch.id/</em></a></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1105 Implementasi Tenaga Matahari 60 Wp Untuk Fasilitas Umum Area Parkir Di Perum Villa Mutiara Serpong, Tangerang Selatan, Banten 2022-01-15T16:25:38+00:00 Aas Wasri Hasanah aas@sttpln.ac.id <p><em>The existence of street lighting and / or public facilities is very important for the convenience of residents, especially in the car park at night. However, not all of them have installed lighting as in the land area, block B / C, stage 1, Villa Mutiara Serpong, Pondok Jagung, South Tangerang. This area is a land of public facilities whose area is still ground, and most of them have not installed lights to illuminate the entire area, because car parks also need lighting that is important enough to monitor unwanted things, therefore it is necessary to install the lighting of these public facilities and the road inside. this is in the form of solar powered lamps as an effective alternative for solutions in lighting and reducing the cost of using electricity from PLN. Solar lights are installed at strategic points, namely in areas with little lighting. The lamp used is a 60-90 watt power lamp for better lighting. In addition to street lighting and public facilities, an economic analysis is also carried out in this activity by comparing the total costs required between incandescent lighting and solar power.</em></p> <p><em>Where it is found that the nominal difference in rupiah is Rp.2,607,455, which is more efficient than incandescent PJU, and solar lamps are not affected by TDL (basic electricity cost).</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: parking area, Public Facilities, Lights, Solar Energy</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1122 Pemasangan APO Sederhana dan Penanaman Mangrove Di Wilayah Pesisir Pantai Muara Beting 2022-04-15T06:18:22+00:00 RR. Mekar Ageng Kinasti mekar.ageng@itpln.ac.id Endah Lestari mekar.ageng@itpln.ac.id Muhammad Sofyan liorente1688@gmail.com Irma Wirantina Kustanrika mekar.ageng@itpln.ac.id <p>Pantai Beting memiliki posisi yang sangat strategis dari aspek lingkungan. Sumber daya laut yang melimpah dan satwa langka seperti Lutung Jawa serta Burung Rawa merupakan potensi yang harus dilestarikan. <em>Habitat hutan Mangrove telah dirubah menjadi tambak oleh penduduk Pantai Beting. Deforestasi ini menyebabkan kondisi Pantai Beting sangat rentan dan tidak memiliki green belt dari abrasi dan ROB yang sedang terjadi</em>. <em>Kampung Beting saat ini banyak ditinggalkan oleh penduduknya karena lahannya tidak lagi berdaya guna. Jika demikian maka, hilangnya kawasan ini dapat menjadi ancaman dikemudian hari</em>. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membantu konservasi habitat hutan mangrove yang berfungsi sebagai plasma nutfah dan kunci pengembalian ekosistem laut serta meningkatkan perekonomian warga. <em>Upaya penyelamatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penanaman kembali dan memastikan bibit dapat tumbuh dalam kondisi pasang surut akibat ROB. Sebanyak 1000 bibit mangrove telah ditanam pada 24 dan 25 Februari 2020. Sebagai penunjang keberhasilan penanaman mangrove, sepanjang 100m Alat Pemecah Ombak sederhana telah dipasang. Perpaduan dari bambu dan jaring yang terbuat dari plastic yang &nbsp;disebut APO Semi Hybrid. Efektivitas ekosistem Mangrove tidak dirasakan secara instan, akan tetapi pada 5 sampai 10 tahun mendatang. Dengan demikian, perbaikan Pantai Beting tidak hanya aspek fisiknya saja, akan tetapi </em>peningkatan keamanan, daya guna lahan, dan kesejahteraan penduduknya dimasa yang akan datang.</p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1133 Pemanfaatan Listrik Tenaga Surya Sebagai Pasokan Listrik Untuk Menghidupkan Lampu Pju Lapangan Sarana Olah Raga Masyarakat Warga RT 002/05 BTN Cantiga Petir Cipondoh Tangerang 2022-01-16T08:55:30+00:00 Heri Suyanto heri.suyanto@itpln.ac.id <p><em>This article was prepared based on the Community Service Institute (PKM) of the 2019 PLN Institute of Technology which was carried out in the field of sports facilities for residents of RT002 / 05 BTN Cantiga Petir Cipondoh Tangerang with problems of frequent illegal connection or theft of electricity from electric poles for street lighting and there are still locations that require street lighting. The Purpose of Community Service Activities (PKM) This is so that the public can know the use of Solar Electricity for the community and as an implementation with theory and practice is applied to the public about the development of solar electricity technology in current energy. Through this activity, the community of Cipondoh Lightning Cantiga residents learned about the use of solar electricity for the surrounding community to turn on the PJU Lights in the RT 002/05 BTN Cantiga Petir Cipondoh Tangerang Sports Field.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1249 Pelatihan E-Learning Moodle Berbasis Cloud Untuk Tutor/Guru Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) 2022-01-16T09:00:46+00:00 Albaar Rubhasy albaar.rubhasy@civitas.unas.ac.id Raden Muhammad Firzatullah firzatullah@civitas.unas.ac.id Riad Sahara riad@civitas.unas.ac.id <p><em>The Community Learning Activity Center (PKBM) is a non-formal education unit that provides educational services for people in need. Currently PKBM uses face-to-face learning methods in classrooms, so it is not optimal for learning citizens because interaction with tutors can only be done in the PKBM environment. On the other hand, e-learning technology can make it easier for PKBM tutors / teachers in implementing learning because learning can be done anytime and anywhere according to the abilities of the teaching participants. The main objective of this community service activity is to provide training in the use of cloud-based Moodle e-learning for PKBM tutors / teachers. The implementation methods consist of: (1) Needs Analysis; (2) CloudMoodle implementation; (3) Preparation of Training Materials; (4) Data Collection of Prospective Training Participants; (5) Creating PKBM Tutor / Teacher Accounts; and (6) Evaluation and Reporting. The training was attended by 31 participants from 10 PKBM institutions. The training material is delivered interactively with materials including: (i) a general explanation of the Moodle application; (ii) learning material management training; and (iii) Value management training. Based on the results of the evaluation, the training activities were well organized based on the feedback given by the participants in terms of three aspects: (i) the participants' understanding of the training material; (ii) providing training; and (iii) training resource persons.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1268 Implementasi Teknologi Informasi Dan Manajemen Bisnis Dalam Pengembangan Bidang Pendidikan Dan Kewirausahaan Di Pesantrenpreneur & SMP Ihsan Cerdas Mandiri Banten 2022-01-16T09:37:22+00:00 Yudhy Setyo Purwanto y.purwanto@sttpln.ac.id Hendra Jatnika h.jatnika@itpln.ac.id M. Farid Rifai m.farid@itpln.ac.id Sely Karmila sely_karmila@itpln.ac.id Yessy Fitriani yessy.fitriani@itpln.ac.id Dine Tiara Kusuma dinetiara@itpln.ac.id M Yoga Distra Sudirman yogadistra@itpln.ac.id <p>Pondok Pesantren &amp; SMP Ihsan Cerdas Mandiri yang dikenal sebagai ICM Pesantrenpreneur atau Pesantren Wirausaha, adalah lembaga pendidikan Islam (pondok pesantren) berbasis sekolah, yang dilengkapi dengan berbagai Pendidikan dan kegiatan wirausaha. Kurikulum ICM berbasis Aqidah Islamiyah, dengan memadukan pendidikan umum (SMP), pendidikan agama (pondok pesantren) dan keterampilan hidup (<em>life skills</em>) dalam bentuk pendidikan kewirausahaan dasar. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak ICM, terdapat setidaknya <strong>dua masalah besar</strong>, yaitu: 1) manajemen pondok pesantren; dan 2) pengembangan kewirausahaan. Pengelolaan potensi pesantren belum dapat dikategorikan baik, karena: 1) sistem pengelolaan yang sederhana, dan masih menggunakan cara-cara yang konvensional dan manual, terutama untuk informasi pesantren, fasilitas, dan kegiatannya; dan 2) Bentuk promosi dan registrasi masuk pesantren masih menggunakan cara-cara manual sehingga berpengaruh terhadap pengelolaan administrasi dan keuangan; dan 3) Untuk bidang kewirausahaan, tidak ada mekanisme dan manajemen yang mendukung perputaran bisnis dan pengembangan bidang usaha. Hal-hal ini menyebabkan pengembangan pesantren untuk dapat lebih mandiri dan unggul menjadi terhambat dan pada akhirnya, menjadi tidak berkembang.<strong> Potensi pengembangan pesantren</strong> dapat dilihat dari beberapa sudut pandang/aspek, yang antara lain adalah: 1) Pengembangan pola promosi, dan registrasi pesantren untuk menarik minat, bukan hanya peserta didik (santri dan siswa), tetapi juga donatur dan investor; 2) Pengembangan teknik kewirausahaan dan <em>business planning </em>sebagai sarana pendukung kemandirian pesantren; 3) perluasan jaringan pemasaran dan kerjasama. <strong>Solusi yang ditawarkan</strong> adalah: 1) membuat sebuah website khusus bagi Pesantren beserta berbagai pengembangannya yang berisikan informasi Pendidikan, kegiatan, dan bidang-bidang kewirausahaan; 2) membuat sebuah sistem informasi manajemen untuk promosi dan regitrasi pesantren yang terintegrasi dengan website; dan 3) memberikan pelatihan teknik kewirausahaan dan <em>business planning </em>sebagai sarana pendukung kemandirian pesantren.</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>Pondok Pesantren &amp; SMP Ihsan Cerdas Mandiri, known as ICM Pesantrenpreneur or Pesantren Wirausaha, is a school-based Islamic education institution (pondok pesantren), which is equipped with various education and entrepreneurial activities. The ICM curriculum is based on Aqidah Islamiyah, by combining general education (SMP), religious education (Islamic boarding schools) and life skills in the form of basic entrepreneurship education. Based on the results of the interview with the ICM, there are at least <strong>two major problems</strong>, namely: 1) management of the Islamic boarding school; and 2) entrepreneurship development. The management of pesantren cannot be categorized as good, because: 1) the management system is simple, and still uses conventional and manual methods, especially for information on pesantren, facilities, and activities; and 2) The form of promotion and registration to pesantren still uses manual methods so that it affects administrative and financial management; and 3) For entrepreneurship, there is no mechanism and management that supports business turnover and business development. These things frustrate the development of pesantren to be more independent and superior and in the end, they will not develop as expected. <strong>The potential for developing</strong> pesantren can be seen from several perspectives/aspects, which include: 1) Development of promotional patterns and pesantren registration to attract interest, not only students (santri and students), but also donors and investors; 2) Developing entrepreneurial techniques and business planning as a means of supporting the independence of pesantren; 3) expansion of marketing and cooperation networks. <strong>The solutions</strong> offered are: 1) creating a special website for Islamic boarding schools and various developments that contain information on education, activities, and areas of entrepreneurship; 2) create a management information system for the promotion and registration of pesantren that is integrated with the website; and 3) providing training in entrepreneurship techniques and business planning as a means of supporting the independence of the pesantren.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p>&nbsp;</p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1293 Pembangunan Prasarana Ruang Pembelajaran Di TPQ An-Noerwahid Desa Gunung Malang Kabupaten Bogor 2022-01-16T14:23:51+00:00 Tommy Iduwin tommyiduwin@sttpln.ac.id <p><em>Infrastructure is a facility that indirectly supports the educational process, such as:</em> <em>school gardens, roads to schools, study rooms, and others.</em> <em>Infrastructure is a part very important role for the success and smoothness of a process, including in the scope of education. Infrastructure is a facility that is absolutely fulfilled to provide convenience in carrying out an activity. TPQ An-Noerwahid Gunung Malang Village, Bogor Regency, is the target location for Community Service activity partners who do not yet have good infrastructure. When conducting a review of the TPQ, it was seen that the building in the study room was very unfit to be used as a place for learning for TPQ students. With limited money by local residents, it is very difficult for partners to develop the study room. Good infrastructure will make these students enthusiastic and no longer hampered by natural disturbances such as wind, rain, etc</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong> <em>Infrastructure, Construction, Study Room</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1453 Pemanfaatan Aplikasi Gamifikasi Wordwall Di Era Pandemi Covid-19 Untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran Daring 2022-01-18T04:14:55+00:00 Syahrizal Dwi Putra rizaldp@gmail.com Diah Aryani diah.aryani@esaunggul.ac.id Hani Dewi Ariessanti hani.dewi@esaunggul.ac.id <p><em>Gamification applications for online learning are something that needs to be socialized at this time, especially during the pandemic to improve the learning process. SDIT Insan Rabbani / Integrated Islamic School (SIT) Insan Rabbani is an Islamic educational institution that is oriented towards character building for its students. To improve the online learning process in this pandemic era, the school wants to use the concept of gamification in the online learning process. Besides that, teachers also want ways to build school learning content that can increase student engagement for online learning, especially during the current pandemic. So the abdimas team provided a solution by offering counseling on the use of gamification using a wordwall. Wordwall was chosen so that teachers can easily understand the concept of gamification and create various quiz/evaluation templates that are owned by wordwall. The expected target is for teachers to understand concepts and use gamification to increase student involvement in the online learning process.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1139 Implementasi Teknologi Energi Surya Sebagai Wujud Mandiri Energi Listrik Di Masjid Al-Falah Serua Ciputat Tangerang Selatan 2022-01-16T15:55:59+00:00 Christine Widyastuti christine.widyastuti@sttpln.ac.id Oktaria Handayani oktaria@itpln.ac.id TONY KOERNIAWAN tony.koerniawan@itpln.ac.id <p><em>Keberadaan penerangan jalan dan atau fasilitas umum adalah salah satu hal yang sangat penting demi kelancaran aktivitas warga khususnya di malam hari. Tetapi, tidak semuanya telah terpasang penerangan seperti halnya di Masjid Al-Falah Serua Ciputat Tangerang Selatan. Desa ini merupakan desa yang teraliri arus listrik namun pasokan listrik untuk fasilitas umum dan jalan masih minim,dikarenakan pula oleh besarnya biaya pemakaian energi listrik. Oleh karena itu diperlukan pemasangan penerangan fasilitas umum dan jalan dalam hal ini berupa lampu tenaga surya sebagai alternatif efektif untuk solusi dalam penerangan dan pengurangan biaya pemakaian energi listrik dari PLN. Lampu tenaga surya sangat sesuai umtuk dipasang di lokasi ini mengingat lampu tersebut tidak memerlukan pasokan listrik dari rumah warga dan PLN serta secara keadaan geografis lokasi ini sangat potensial untuk memanfaatkan tenaga surya dikarenakan masih sangat terbuka hijau. Lampu tenaga surya di pasang di titik strategis yaitu di jalan menuju Masjid Al Falah dan depan teras Masjid Al Falah itu sendiri. Lampu yang digunakan adalah lampu HILIOS SL-40W dengan daya 40 Watt. Selain untuk penerangan jalan dan fasilitas umum, analisis ekonomi juga dilakukan pada kegiatan ini dengan cara membandingkan total biaya yang diperlukan antara penerangan lampu pijar dengan tenaga surya. Dimana didapat selisih nominal dalam rupiah Rp 311.055,2 lebih ringan dari PJU lampu pijar, dan lampu tenaga surya tidak dipengaruhi oleh TDL( tarif dasar listrik ).</em></p> <p>&nbsp;</p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1244 PkM Pendampingan Pembentukan Modul Praktikum Embeded Kelistrikan Di Madrasah Aliyah Annida Al Islamy Jakarta 2022-01-16T16:30:08+00:00 Meilia Nur Indah Susanti meilia@itpln.ac.id Abdurrasyid Abdurrasyid arasyid@itpln.ac.id Indrianto Indrianto, indrianto indrianto@itpln.ac.id <p>Sekolah&nbsp; Islam Annida Al-Islamy Jakarta merupakan salah satu sekolah yang mata pelajarannya terdapat pelajaran tentang elektronika terutama embedded system. Pelajaran embedded menjadi pelajaran yang penting dikarenakan pelajaran ini merupakan suatu mata pelajaran yang membuka gerbang pikiran siswa agar supaya melek akan teknologi dan &nbsp;embedded system dapat dimanfaatkan untuk bidang kelistrikkan.</p> <p>Mempelajari embedded&nbsp; tanpa adanya laboratorium maka siswa hanya membayangkan saja dengan apa yang diterangkan oleh gurunya tentang&nbsp; apa itu embedded system maka dengan itu tujuan penelitian disini secara garis besar &nbsp;adalah&nbsp; melakukan pendampingan terhadap pembuatan modul praktikum embedded ini diharapkan siswa – siswa dari Madrasah Aliyah Annida Al-Islamy Jakarta dapat mengerti dan meningkatkan hasil belajar &nbsp;tentang pelajaran embedded system, lebih khususnya pelajaran embedded system kelistrikan. Berdasarkan hasil analisa pada kuesioner tahap awal bahwa pemahaman siswa terhadap embedded system tanpa menggunakan modul didapatkan hasil sebesar 58,8%.</p> <p>Dengan melakukan pendampingan diharapkan nantinya dapat dimanfaatkan terutama disekolah laboratorium elektronika kelistrikan pada sekolah Madrasah Aliyah Annida Al-Islamy jakarta. Dan setelah dilakukannya pendampingan siswa dengan menggunakan modul &nbsp;tingkat pemahaman menjadi 80,1%. Sehingga diharapkan modul praktikum ini&nbsp; dapat dimanfaatkan untuk kemajuan sekolah untuk meningkatkan pelajaran tentang elektronika khusunya dibidang kelistrikan.</p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1264 Upaya Meringankan Biaya Penerangan Gerobak Kaki Lima Di Saat Pandemi COVID-19 Dengan LED Bertenaga Surya 2022-01-16T17:02:54+00:00 Mauludi Manfaluthy mauludi@jgu.ac.id <p><em>&nbsp;One of the impacts of the COVID 19 pandemic is that the purchasing power of each person has become weak, the economic burden which is quite pressing on the entire community is felt more by food cart traders. Sales hours are also limited, on the other hand, operations must be kept running. Entering the month of Ramadan, the hours of selling are more in the afternoon before breaking the fast until late at night, street cart traders need lighting lights. This is an additional burden that must be borne without being able to compensate for the selling price. We have done community service; we conducted socialization on the use of LED Lighting which can get a source from solar cells and can be charged like a cellphone. From our observations, it can help traders reduce the burden of electricity costs.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1449 Pelatihan Aplikasi Game Edukasi Kahoot Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Di Era Pandemi Covid 19 2022-01-18T04:14:14+00:00 Diah Aryani diah.aryani@esaunggul.ac.id Shine Pintor Siolemba Patiro shinepintor@ecampus.ut.ac.id Syahrizal Dwi Putra syahrizal.dwi@esaunggul.ac.id <p><em>Community Service Activities carried out at the Integrated Islamic Elementary School (SDIT) Insan Rabbani in the Bekasi area, aimed at providing training in the learning method of the Kahoot educational game method which can be used as an alternative online learning media by taking advantage of opportunities to play games that can support the improvement of educational services. to teachers and students so that they can motivate teaching and learning activities and can support educational services at SDIT Insan Rabbani to be more fun and be able to evaluate the results of learning activities through giving assignments or quizzes and displaying answers to grades for each student and ranking the best three in each assignments or quizzes given so that with the Kahoot application learning objectives are achieved for each subject, especially during the current covid 19 pandemic. In this training, the method used is the online training method using the zoom application by providing exposure related to the Kahoot application and direct practice on the Kahoot application. So that it is hoped that through this training, it is hoped that the ability to achieve an even understanding and mastery of the teacher council supports learning using the Kahoot application as an alternative learning method to create a more interesting, fun and effective learning process.</em></p> <p><em>Keywords: educational game, kahoot application, online, zoom application</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1278 Prototype Pembelajaran Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan Berbasis Energi Surya 2022-01-16T17:18:42+00:00 Samsurizal Samsurizal samsurizal@sttpln.ac.id Septiannissa Azzahra septianissa@itpln.ac.id chistiono Christiono christiono@itpln.ac.id Miftahul Fikri miftahulfikri0@gmail.com Hastuti Azis hastuti@itpln.ac.id Agus Yogianto agus.yogianto@itpln.ac.id <p><em>The use of renewable energy (EBT) is increasing to achieve the target of 23% by 2025. There needs to be a variety of preparations in welcoming the transition of fossil-based energy to renewable energy. One of them is by improving the quality of human resources that excel in developing the use of renewable energy in Indonesia. Through the Electrical Engineering PkM Team IT-PLN had the opportunity to provide counseling or education to the academic community of MA Al-Khairiyah Rancaranji. The activity is in the form of learning the installation of solar power plant components and the utilization of solar energy in the form of prototype portable plts. The learning improved students' understanding of renewable energy and was able to assemble photovoltaic system components into prototype portable plts with a capacity of 100 WP.&nbsp;Then the tool is tested using a lamp load of 9 watts to find out the amount of current and voltage produced. From this activity, it can be known that the students of MA Al-Khairiyah Rancaranji are very enthusiastic in knowing about renewable energy and can apply it in the surrounding environment.</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://stt-pln.e-journal.id/terang/article/view/1373 Penerapan Sistem Daya Cadangan Untuk Lemari Vaksin Menggunakan PLTS Pada Puskesmas Sindangbarang Bogor 2022-01-16T17:25:41+00:00 Hasna Satya Dini hasnasatya@gmail.com Muhamamd Imbarothur Mowaviq mowaviq@itpln.ac.id Sugeng Purwanto sugeng.purwanto@itpln.ac.id Andi Junaidi andi.junaidi@itpln.ac.id Pawenary Pawenary pawenary@itpln.ac.id Sofitri Rahayu sofitri@itpln.ac.id <p><em>The temperature stability of the vaccine needs to be designed in such a way as to maintain its quality. Where vaccines are generally placed in a special refrigerator with an internal temperature of around +2<sup>0</sup>C - +8<sup>0</sup>C. The condition of the electricity network in the Bogor area, which sometimes goes out for a long time can cause electricity to not be supplied for vaccine refrigerators. For a long period of time, this condition can cause damage to the vaccine so that it cannot be given to toddlers. This activity is the application of technology that is very useful for the people of the Bogor, especially for the Sindangbarang Health Center in Bogor related to the design of power reserves, especially for vaccine refrigerators. This power backup system uses various equipment with appropriate technology such as Automatic Transfer Switch (ATS), solar panels, inverters, batteries, solar charge controllers and other supporting equipment. This PKM program has a focus on managing backup power systems in vaccine cabinets using solar power plants</em></p> 2021-12-04T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##